pertama kali mendengar istilah PPG ( Pendidikan Profesi Guru) dari dosen di semester 7.
konsep yang disampaikan beliau sangat menggambarkan masa depan profesi guru yang ideal, dan saat itu seakan itu benar-benar impian untuk kami para calon sarjana pendidikan.
sayangnya program yang berjalan di UNIB saat itu adalah PPGT tamatan SMA,dimana begitu menamatkan SMA di daerah 3t mendapat beasiswa melanjutkan kuliah S1 pendidikan (4th)+PPG (1th). setelah lulus,kalo tidak salah, mereka ini dikembalikan ke daerah asal dan langsung diangkat menjadi PNS.
setelah wisuda S1 di bulan Juli, searching browsing info lowongan pekerjaan di jogyakarta. berjodohlah dengan informasi " berani terima tantangan? Kemendikbud mencari 3500 guru untuk ditempatkan di daerah terpencil,terdepan,dan terluar"
judul yang eyecatching membuat mi klik link dan membaca informasi lebih lanjut.
tidak ada yang berlebihan dalam persyaratannya, kecuali "bersedia ditempatkan di daerah 3T selama 1 tahun" diikuti syarat standar lowongan pekerjaan lainnya. (di kemudian hari barulah mi tau bahwa ini bukan lowongan pekerjaan tapi lebih ke tahapan pertama sebuah program pemerintah yang bernama SM3T-Sarjana mendidik di daera terdepan,terluar, tertinggal-sebelum mendapatkan beasiswa)
selanjutnya bagian informasi yng mi lihat adalah bagian "fasilitas yang di dapat".
selain mendapat tunjangan hidup,peserta berhak mengikuti beasiswa PPG (pendidikan profesi guru) selama 1 tahun di universitas yang telah di tunjuk.
sampai disini mi kembali ingat dengan konsep PPG yang dulu sempat di dengar dari dosen. apakah ini PPG yang beliau makhsud? kalau iya,wah...ini kesempatan bagus yang layak untuk mencoba.
sempat ragu apakah ini benar-benar program pemerintah, karena begitu browsing informasi yang tersebar benar- benar cuma copas dari satu web ke web lainnya yang sumber nya dari sebuah web yang beralamat mbmi.com (maju bersama mencerdaskan indonesia) yang mana di web nya mengatakan bahwa web tersebut milik kemendikbud.
mengingat mudahnya membuat web di dunia maya saat ini,tentu beralasan bila mi meragukan keaslian web tersebut. (note: Di kemudian hari mi baru tau bahwa ternyata kami angkatan pertama dari program ini,sehingga wajar bila tak ada informasi sebelumnya tentang SM3T,mbmi,dll. kemendikbud pun tidak terlalu masif melancarkan promosi di media cetak dan elektronik,dan terkesan hanya mengandalkan informasi dari pihak kmpus penyelenggara untuk disampaikan pada para alumninya. Hal ini diperkuat saat mi tanyakan pada sebagian besar peserta yang mrupakan alumni,mereka mendapatkan info program ini darimana dan dijawab ditawarkan pihak kampus.)
maka,untuk mengecek apakah informasi tersebut valid atau tidak, jalan yang ditempuh adalah mendatangi universitas terdekat yang ditunjukkan dalam web - Universitas Negeri Yogyakarta- dan Alhamdulillah berita yang didapat bahwa informasi resmi dari kemendikbud dan UNY benar merupakan salah satu penyelenggara dari 11 universitas yang ditunjuk. ( UNIMED, UNP, UNJ, UPI, UNY, UNNES, UNESSA, UNM, Univ.Negeri Makasar,dll)
singkat cerita, ikut mengirimkan berkas, lolos administrasi dan rangkaian tes lainnya,menjalani sesi pra-kondisi di AAU Yogyakarta,dan terbang mnuju daerah pengabdian,kabupaten ende provinsi NTT pada tanggal 8 Desember 2011.
No comments:
Post a Comment